A prince of jest and glances sly,

๐“ข๐’‰๐’Š๐“ต๐’๐’‰ ๐“ฉ๐’‚๐’„๐’‰๐’‚๐’“๐’Š๐“ฎ.


PAGE I

PAGE II

PAGE III


yet loveโ€™s deep cup he dares not try.

A Brief on His Nature

Legal NameShiloh Zacharie
Birth NameShiloh Zacharie Kartanegara-Dantheas
NicknamesShiloh, Zacharie
SexMale
PronouceHe/Him
Birth DateAugust 27, 2005
Birth PlaceJakarta, Indonesia
OccupationCommunication Studies Student
NationalityIndonesian
Face ClaimChilde from Genshin Impact
Father NameNikolai Dantheas
Mother NameJanara Kartanegara

The Tale of His Beginnings

Nikolai Dantheas dan Janara Kartanegara menikah karena cinta, dan Shiloh Zacharie adalah buah cinta dari keduanya. Mereka yang memiliki begitu banyak cinta, menumpahkan seluruh yang mereka miliki pada anak semata wayangnya tersebut. Bahkan, Keluarga Besar Kartanegara dan Dantheas selalu menomorsatukan dirinya.Shiloh Zacharie selalu menjadi special.Lahir di keluarga yang serba berkecukupan, dengan kasih sayang begitu berlimpah, Shiloh Zacharie hanya kekurangan satu hal; cinta. Shiloh tidak pernah betul-betul merasakan jatuh cinta. Tiap kata cinta yang keluar dari bilah bibirnya selalu sebatas itu, tidak pernah betul-betul ia rasakan. Tiap gerlingan manja atau afeksi yang ia berikan, semua terasa hambar karena Sang Tuan tidak pernah betul-betul jatuh cinta.Entah karena memang ia tumpul rasa, atau memang Shiloh belum bertemu seseorang yang berhasil membuatnya jatuh cinta.Sejak menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama, Shiloh selalu merasa penasaran. Bagaimana rasanya jatuh cinta? Mengapa Mami dan Papi-nya begitu bahagia karena cinta? Namun, mengapa ia tidak bisa merasakan hal tersebut?Rasa penasarannya membuat Shiloh menjadi pribadi yang sekarang; Ia gemar mengukir senyum di hati banyak orang, tapi tak satu pun ia jadikan rumah.Mahirnya ia dalam berkomunikasi, membuat Shiloh memilih Ilmu Komunikasi sebagai jurusan kuliahnya setelah berdiskusi panjang dengan kedua orang tua tercinta. Ohโ€” setidaknya, Shiloh masih tahu rasa cinta platonic. Ia tahu rasanya menyayangi keluarganya, sahabat-sahabat dekatnya, atau bahkan seekor kucing.Tapi sekali lagi, Shiloh buta akan perasaan cinta.Cinta yang hadir dengan wujud romansa.

The Ones He Calls Home

Menjadi cucu satu-satunya dari keluarga Kartanegara membuat Shiloh Zacharie memiliki tanggung jawab yang seharusnya ia emban. Akan tetapi, cinta yang diberikan oleh keluarganya membuat ia dibebaskan dari beban tersebutโ€”meskipun, pada akhirnya, Kartanegara akan menjadi miliknya kelak.Tidak hanya Kakek dan Nenek dari keluarga Sang Ibu, Keluarga Dantheas sama dalam memanjakan cucu pertama mereka tersebut. Kedua keluarga tersebut tidak pernah memaksa Shiloh untuk melakukan apa pun, sang tuan dibebaskan untuk memilih jalannya sendiriโ€”karena sebuah alasan yang tidak Shiloh ketahui, sebuah rahasia kelam yang ingin mereka lupakan.Sebuah kisah lucu di masa lampau membuat Shiloh tidak menyandang dua nama keluarga yang begitu mencintainya; hanya karena mereka hampir bertaruh ratusan juta dollar demi sebuah nama. Dengan berat hati, Papi memutuskan untuk tidak memasukkan keduanya dalam dokumen pentingโ€”takut-takut kedua Kakek itu kembali bertengkar dikemudian hari.Shiloh Zacharie Kartanegara-Dantheas, adalah nama milik sang tuan. Yang hanya menggunakan Shiloh Zacharie dalam dokumen resmi.Shiloh yang tumbuh begitu dicintai, membalas sama besarnya kepada keluarganya. Ia begitu dekat dengan ke-empat Kakek dan Neneknya, begitu pula dengan Om, Tante, dan Adik sepupu yang ia miliki dari Keluarga Dantheas. Sementara Keluarga Kartanegara yang tidak memiliki anak selain Maminya, mengangkat seorang anak kecil saat Shiloh berumur 5 tahun.Shiloh tidak pernah mengerti mengapa Sang Kakek memutuskan untuk melakukan hal tersebut, tetapi, untuknya, anak tersebut adalah bagian dari Kartanegara. Ia menyayanginya sebagaimana ia menyayangi saudara sepupunya yang lain.Keluarga Dantheas dan Kartanegara adalah keluarga yang begitu ia cintai. Dan akan selalu begitu sampai kapan pun.